Sabtu, 04 Agustus 2012

040812;11:15:00


purnama..
rindu ini begitu berat..
menghujam begitu dalam dalam rasa rindu yang selalu bertambah dalam..
menembus begitu jauh rasa ingin dekat yang teramat sangat..
membentang begitu luas hingga ku tak yakin dimana tepinya..
menerpa rasa begitu kuat hingga berdiripun hampir ku tak kuat..

purnama..
sedih ini begitu indah hingga ku tak mampu membiarkannya pergi..
luka cinta ini begitu membahagiakan sampai ku tak sudi melupakannya..
duka sayang ini begitu tenang membuat ku tersenyum seakan bahagiamu begitu ku rasa..
purnama..
bagaimana tak terasa indah..
kehadirannya begitu indah mewarnai kanvas hati yang tak pernah terwarnai..
bagaimana tak terasa bahagia..
sapa dan doanya begitu menyejukkan rasa yang begitu sepi sekian lama..
bagaimana ku tak tenang..
khawatirku akan mu terjawab takdir yang kini kau jalani..

purnama..
bolehkah ku menangis..
agar ku bisa nikmati rasa hadirnya di malam ini..
biarkan ku menangis..
agar ku bisa rasa bahagianya memiliki cinta..
jangan larang ku menangis..
karena inilah bahagia yang kini ku miliki..
tangisku..
kini juga bahagiaku..
sedihku..
meyakinkan ku betapa berharganya ia bagiku..

purnama..
bisikkan pada hatinya tuk selalu hadir memandangmu..
katakan pada bathinnya tuk selalu ada menikmati indahmu..
tanyakan padanya apa saja yang ada di hatinya..
biar ku pandang wajahnya yang terpantul pada sinarmu..
agar ku nikmati rasanya yang terpancar pada cahayamu..
supaya bisa ku tahu bagaimana keadaanya saat ku pandang lukisan di wajah terangmu..

purnama..
inilah rinduku ku sampaikan pada cahayamu..
inilah cintaku ku kirimkan juga pada terangmu..
inilah sayangku ku buka di bawah indahmu..
agar ia tahu betapa ku masih miliki rindu ini saat ia memandangmu..
biar ia mengerti betapa cintaku bahagia selama ia bahagia..
supaya ia bahagia saat rasakan sayangku saat ia menikmati indahmu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar